Culiner Pecel Semanggi Makanan Khas Dari Kota Surabaya

Kota Surabaya, kecuali diketahui sebagai Kota Pahlawan juga diketahui dengan kuliner khasnya ialah Pecel Semanggi. Seperti namanya, pecel semanggi terbuat dari daun semanggi yang dikukus dan diperkenalkan dengan beberapa sayuran lainnya seperti kecambah. Pecel semanggi ialah salah satu jajanan tradisional dari Surabaya yang masih eksis di tengah perkembangan jaman.

Pecel semanggi berbahan dasar daun semanggi muda dan sayuran lain seperti kecambah atau kangkung. Daun semanggi muda yang telah dibersihkan kemudian dikukus dan diperkenalkan dengan daun pisang yang dibentuk segitiga atau disebut pincuk. Daun semanggi slot minimal depo 5k kemudian dituangi bumbu pecel. Bumbu pecel semanggi berbeda dengan bumbu pecel pada biasanya. Bumbu pecel semanggi terbuat dari ketela rambat, kacang tanah, gula merah, bawang, garam dan cabai. Ketela rambat atau ubi memberikan tekstur yang berbeda sehingga hal tersebut yang membedakan antara bumbu pecel semanggi dengan bumbu pecel lainnya. Kecuali itu, pecel semanggi selalu diperkenalkan dengan pasangannya, ialah kerupuk puli.

Untuk merasakan satu pincuk pecel semanggi, kawan GNFI dapat memakai tiga sistem. Metode pertama ialah memakai sendok plastik untuk memakannya, sistem kedua ialah memakan pecel semanggi dengan sendok daun pisang dan sistem yang ketiga ialah memakai kerupuk puli sebagai sendok untuk makan pecel semanggi. Metode yang ketiga inilah disebut-sebut paling nikmat. Pekan tersebut dikarenakan dapat lantas merasakan pecel semanggi lantas dengan kerupuk puli.

Penjual pecel semanggi dapat dijumpai di beberapa tempat awam di Surabaya terlebih ketika hari Kecuali. Penjual pecel semanggi kebanyakan ialah ibu-ibu antara umur 35 sampai 60 tahunan yang biasanya memakai jarik atau sewek untuk membawa dagangannya. Salah satu tempat yang terdapat banyak penjual pecel semanggi ialah Taman Bungkul Surabaya. Harga satu porsi pecel semanggi ialah Rp 10.000,00 lengkap dengan kerupuk pulinya. Murah, bukan?

Kecuali berjualan di tempat awam, pecel semanggi juga dapat dijumpai di kampung Semanggi tempat Benowo yang berada di Surabaya komponen Barat dekat dengan perbatasan Gresik. Disebut kampung Semanggi karena beberapa besar penjual pecel semanggi tinggal di tempat tersebut yang kemudian berjualan di tempat-tempat awam di Surabaya. kawasan Benowo ialah tempat rawa yang mana banyak tumbuh tanaman pakis air atau yang disebut semanggi. Ibu-ibu di kawasan tersebut memetik daun semanggi dan mengolahnya menjadi beragam ragam makanan seperi sayur jernih dan pecel semanggi. Kemudian, mulailah untuk membawa pecel semanggi ke luar tempat Benowo sampai meluas ke penjuru Kota Surabaya. Rasa pecel semanggi diterima oleh banyak kalangan sehingga menghasilkan pecel semanggi sebagai makanan khas Surabaya.