kuliner khas melayu

Kuliner Khas Melayu Paling Rekomended Buat Makan Bersama

Indonesia juga negara yang tidak hanya kaya akan lokasi wisata alamnya namun juga kaya akan citarasa kuliner dari banyak variasi daerah. Hal tersebut memicu wisatawan mancanegara maupun domestik, seringkali berburu oleh-oleh makanan khas dikala berlibur ke tempat tertentu. Dari sekian banyak tipe makanan yang tersedia, makanan khas Melayu yang dapat dijumpai di tempat Riau maupun Sumatera juga alternatif makanan yang tidak boleh dilewatkan.

1. Bolu kemojo

Sekilas bolu ini tidak ada bedanya bersama dengan bolu kukus yang dijual di kota lain. Hanya Judi Bola Parlay saja bolu ini jadi tambah tenar dikala pemilik resep asli bolu kemojo ini membuka gerai bolu kemojo di tahun 2000. Bolu kemojo sendiri dianggap memadai khas gara-gara citarasa pandan yang memadai kental dan kelembutan bolu yang akan langsung terasa lumer di lidah.

2. Kue Asidah

Kue asidah dianggap sebagai keliru satu kue yang menonjolkan citarasa masakan Melayu. Kue ini dibikin dari perpaduan cengkeh, kayu manis, dan daun pandan. Setelah dikukus lebih kurang 20 menit, hasil jadi kue akan terasa lembut dan manis di mulut. Kue asidah umumnya disediakan sebagai makanan pembuka dan keliru satu keunikan penyajiannya adalah disediakan bersama dengan bersama dengan bawang goreng.

3. Kue Bangkit

Jika Anda menderngar nama kue ini, bisa saja yang terlintas di benak Anda adalah nama kue yang diidentikkan bersama dengan nama pembuatnya. Pada kenyataannya, kue ini disebut sebagai kue bangkit gara-gara sehabis dikeluarkan dari oven, kue ini akan punya ukuran dua kali lipat lebih besar dari adonan awalnya.

Terbuat dari adonan telur, tepung terigu, dan mentega pilihan, kue bangkit ini cocok menemani acara kumpul keluarga maupun dijadikan oleh-oleh. Tampilan kue bangkit sendiri dirasa sangat menggugah selera gara-gara kue yang berwarna putih layaknya salju dihias noktah merah diatasnya. Ketika dikunyah, tekstur kue yang lembut akan menjadikan Anda tidak butuh sementara lama untuk menelannya.

4. Cencalok

Cencalok juga makanan khas asal Melayu yang mempunyai kandungan protein sangat tinggi. Cencalok terbuat dari bahan dasar udang berukuran kecil yang difermentasi. Proses pembuatan cencalok sendiri memakan sementara yang memadai lama, pertama-tama udang akan langsung dibersihkan cangkang dan diaduk bersama dengan garam kasar.

Campuran udang dan garam ini dimasukkan dalam wadah tembikar yang ditutup kain kasa tidak tipis selama 20-30 hari. Setelah selesai difermentasi, cencalok siap disediakan bersama dengan nasi hangat dan dicampur kedalam sambal bawang ataupun sambal matah.

5. Es Laksamana Mengamuk

Es Laksamana Mengamuk diilhami dari cerita rakyat era dahulu yang berkembang dalam rutinitas istiadat penduduk Melayu. Bahan utama dari es ini adalah buah kuni yang mulanya tidak sangat banyak dimanfaatkan oleh penduduk sekitar.

Namun dikala ada seorang laksamana yang mengamuk dan menebas semua buah kuni yang ada di pepohonan mengfungsikan pedang, penduduk lebih kurang mencoba mengfungsikan buah kuni tersebut jadi hidangan yang layak untuk dimakan. Sampai sementara ini, buah kuni disediakan bersama dengan bersama dengan air santan dan gula merah untuk hidangan membuka puasa.

6. Mie sagu

Mie sagu tergolong makanan khas Melayu dan yang membedakan olahan mie sagu ini bersama dengan tempat lain adalah tambahan komponen ikan teri, daun kuncai, dan tauge didalamnya. Mie sagu ini juga oleh-oleh yang sering dibawa wisatawan pulang ke tempat tinggal asal gara-gara citarasa gurih manis yang diberikan. Dari faktor kesehatan, mie sagu ini diklaim sangat cocok untuk penyembuhan dan memenuhi nutrisi pasien penderita diabetes.

7. Air Mata Pengantin

Jika Anda mendengar air mata pengantin, Anda tidak perlu kuatir bersama dengan bahan yang ada didalamnya, gara-gara makanan yang satu ini tidak dibikin dari air mata seorang pengantin di malam pertamanya.

Baca Juga : Begini Cara Mudah Memutihkan Siku dan Lutut yang Menghitam

Air mata pengantin merupakan es yang terbuat dari banyak variasi agar warna-warni ditambah bersama dengan nata de coco, blewah, dan biji selasih. Es ini terasa tambah nikmat sementara disediakan di musim panas bersama dengan bersama dengan hidangan lain, layaknya kue asidah.

8. Sup tunjang

Ketika Anda mampir ke kota Batam maupun Riau tentu rutinitas Melayu akan sangat terasa dan disini Anda dapat nikmati keliru satu hidangan khas dikala musim dingin yaitu sup Tunjang. Sup yang satu ini sekilas muncul layaknya sop buntut, yang membedakan menu ini bersama dengan sup buntut adalah komponen tambahan yang disediakan dalam sup selain sumsum sapi.

Sup tunjang dibikin dari banyak variasi bahan rempah, layaknya cengkeh, kayu manis, jahe, bawang putih, dan bawang merah. Citarasa gurih manis yang diberikan sup ini dapat menopang mengembalikan stamina Anda yang sudah menurun sehabis seharian bekerja.

9. Roti jala

Roti jala adalah roti khas tempat Riau yang mengimbuhkan citarasa Melayu sangat kental. Roti ini umumnya jadi hidangan pernikahan. Namun demikian, bersamaan perkembangan zaman, roti jala tidak hanya digunakan sebagai hidangan pernikahan namun juga hidangan keluarga yang menopang menghangatkan kondisi sementara anggota keluarga sangat sulit berkumpul di hari biasa.

Bahan dasar roti jala sendiri bersifat gandum yang sekarang ini sering dikombinasikan bersama dengan pewarna makanan mengingat warna dasar utama roti jala umumnya adalah putih. Untuk penyajian, sekarang ini roti jala dapat disediakan bersama dengan saus durian, saus kari, maupun saus manis.

10. Ikan asap selais

Jika Anda mampir ke kota Riau yang sangat kental bersama dengan budaya Melayu, jangan lupa untuk mencicipi ikan asap selais. Di Jakarta, ikan tipe ini umumnya hanya digoreng atau dijadikan ikan asin. Namun demikian, di kawasan Riau yang masih kental bersama dengan budaya Melayu, ikan ini diolah bersama dengan bumbu gulai dan pindang. Keunikan ikan ini adalah tampilannya yang sudah layaknya ikan asap, agar sementara disajikan, rasanya akan lebih nikmat jikalau disantap bersama dengan sambal.

11. Roti Canai

Jika bicara soal makanan khas Melayu, rasanya belum lengkap kalau tidak menjelaskan Roti Canai. Sebenarnya Roti Canai merupakan roti yang berasal dari India kemudian dibawa oleh seorang perantau ke Tanah Melayu.

Roti Canai ini punya wujud persegi yang tipis dan dilipat kemudian dipanggang bersama dengan mengfungsikan minyak. Roti Canai sebenarnya punya wujud yang tidak sama bersama dengan Roti Jala, namun bumbu dan bahan yang digunakan sangatlah mirip. Untuk nikmati roti canai umumnya diberi tambahan kuah kari kambing.