nasi mandhi

Mengenal Nasi Mandhi, Nasi Rempah Asal Arab yang Dimasak dengan Bara

Ada banyak masakan timur tengah yang umum ditemukan di Indonesia. Salah satunya adalah nasi mandhi. Nasi mandhi atau nasi mandi merupakan sajian khas Jazirah Arab yang terbuat dari beras dan lauk.

Beras yang digunakan untuk memicu nasi mandhi adalah basmati. Executive Chef Luminor Hotel Pecenongan Dedi Tjahyadi mengatakan, warna nasi mandhi ada dua, yaitu kuning dan putih.

“Biasanya kami gunakan saffron, pewarna dari putik bunga, warnanya kuning. Jadi nantinya ada dua warna,” kata Dedi.

Campuran bahan, bumbu, dan rempah didalam nasi mandhi judi bola online memicu sajian ini terasa gurih dan juga aromanya lumayan kuat. Salah satu bahan yang digunakan untuk memicu nasi mandhi adalah daging kambing atau daging ayam. Sementara sebagian rempah didalam nasi mandhi adalah lada, jintan, ketumbar, cengkih, dan kapulaga.

Dimasak gunakan bara

Selain dikarenakan rempah, aroma nasi mandhi juga berasal dari pemasakannya yang gunakan bara. Cara memicu nasi mandhi dimulai bersama dengan memasak daging kambing untuk mendapatkan kaldunya.

Baca juga:

Mengenal Kue ‘Cromboloni’, Mulai dari Asal Usul sampai Mengapa Menjadi Viral di Sejumlah Negara

Makanan Khas Italia yang Populer di Dunia

Setelah itu, bumbu dan sebagian rempah yang digunakan mesti ditumis sebentar, lantas ditambahkan beras dan kaldu kambing atau ayam. Kaldu dimasak bersama dengan tumisan di atas api kecil, sehabis mendidih barulah bumbu dimasukkan. Panas api yang digunakan untuk memicu nasi mandhi berasal dari bara agar aroma asapnya lumayan tercium.

“Nasi, konsisten ada minyak, di atasnya ada arang yang udah membara, konsisten kami masukkin ke minyak itu, konsisten ditutup, jadi aroma asapnya masuk ke dalam. Itu aslinya,” ujar Dedi.

Meski dimasak bersama dengan suhu panas medium, sistem memasak nasi mandhi hanya memakan waktu selama 45-60 menit saja. Setelah matang, nasi mandhi dapat dihidangkan bersama dengan daging kambing yang udah dimasak bersama, lantas ditaburi kismis sebagai sentuhan akhir. “Memang nyaris seutuhnya nasi-nasian dari Jazirah Arab pasti gunakan kacang-kacangan sama kismis. Itu udah pasti,” ujar Dedi